Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
KUPANG, NarasiTimur.com– Sebuah potongan video pernyataan Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Victor Laiskodat, mendadak menjadi sorotan tajam netizen di media sosial.
Mantan Gubernur NTT ini melontarkan logika yang memicu perdebatan sengit mengenai krisis iklim dimana ia mengaitkan mencairnya es di kutub dengan potensi peningkatan kadar oksigen dunia.
Pernyataan ini sontak memicu beragam reaksi di media sosial. Di satu sisi, ia menyentuh fakta tentang laut sebagai produsen oksigen, namun di sisi lain, logikanya dinilai bertolak belakang dengan kondisi darurat iklim yang sedang dihadapi bumi.
Logika Victor Laiskodat
Dalam pernyataannya yang viral, Victor menyebutkan bahwa semakin besar luasan lautan akibat mencairnya es di kutub, maka semakin banyak pula oksigen yang dihasilkan. Asumsi ini berangkat dari fakta bahwa laut adalah penyumbang oksigen terbesar di bumi.
“Semakin luas laut, semakin banyak oksigen,” demikian narasi yang berkembang dari pernyataannya.
Namun, hal ini menimbulkan perdebatan panas di media sosial. Banyak yang membenarkan bahwa laut adalah “pabrik” oksigen, namun ada pula yang menambah bila proses mencairnya es kutub akibat pemanasan global justru membawa ancaman serius bagi organisme penghasil oksigen itu sendiri.
Riset ilmiah memang mengonfirmasi bahwa 50% hingga 80% oksigen di atmosfer dihasilkan oleh lautan. Namun, pahlawannya bukanlah air laut itu sendiri, melainkan Fitoplankton.
Fitoplankton adalah organisme mikroskopis yang hidup di permukaan laut dan melakukan fotosintesis. Spesies seperti Prochlorococcus bahkan menyumbang lebih banyak oksigen daripada gabungan seluruh hutan hujan tropis di daratan, termasuk Amazon.







