Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
JAKARTA, NarasiTimur.com- Setelah sekian lama didominasi oleh gempuran merek-merek asal China, takhta tertinggi ponsel pintar di Indonesia akhirnya resmi berpindah tangan di penghujung tahun 2025.
Berdasarkan laporan terbaru dari Counterpoint Research untuk Kuartal III (Q3) 2025, Samsung berhasil melakukan comeback spektakuler dengan merebut kembali posisi puncak sebagai Raja HP Indonesia.
Kebangkitan Samsung di posisi nomor satu menjadi kejutan besar bagi para pengamat industri.
Dengan kembalinya Samsung ke takhta juara dan agresivitas merek baru seperti Infinix, kompetisi pasar HP di Indonesia tahun 2026 diprediksi akan semakin panas dan penuh kejutan
Meski merek-merek asal China seperti Xiaomi tetap mencatatkan pertumbuhan pengiriman sebesar 5% secara tahunan (YoY), hal itu ternyata belum cukup untuk mempertahankan pangsa pasar mereka.
Data menunjukkan pangsa pasar Xiaomi justru menyusut dari 19% pada periode yang sama tahun lalu menjadi 17% di Q3 2025.
Penurunan ini menjadi celah bagi Samsung untuk merangsek naik dan mendominasi pasar kembali melalui strategi penetrasi teknologi terbaru.
Mengapa Samsung bisa kembali memimpin? Riset mengungkapkan ada dua faktor kunci yang menjadi magnet bagi konsumen Indonesia tahun ini.
Samsung mengadopsi Gen AI (Artificial Intelligence) dimana fitur kecerdasan buatan generatif kini bukan lagi monopoli ponsel flagship mahal. Samsung sukses membawa fitur AI ke lini menengah mereka, yang ternyata sangat diminati konsumen lokal.
Strategi menghadirkan ponsel 5G dengan harga yang semakin ramah di kantong membuat transisi masyarakat untuk mengganti perangkat lama mereka menjadi jauh lebih cepat.


