Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
Kupang,Narasitimur.com-Nama Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay, atau yang akrab disapa Nono, sempat mengguncang dunia internasional pada awal 2023. Bocah asal Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini berhasil menyabet gelar Juara 1 Abacus World Competition, mengalahkan ribuan peserta dari seluruh dunia. Kini, Nono membawa semangat juang barunya setelah berpindah sekolah dari SD Negeri Buraen 1 ke SDK St. Fransiskus Xaverius Buraen. Bagaimana profil dan perjalanan sang jenius matematika ini?
Siapa Nono? “The Mathematics Wizard” dari Buraen
Lahir di Amarasi Selatan, Nono dikenal sebagai anak yang memiliki kecepatan menghitung di atas rata-rata. Ketajamannya dalam menggunakan metode sempoa (abacus) membuatnya mampu menyelesaikan soal-soal matematika rumit hanya dalam hitungan detik.
Pada kompetisi Abacus Brain Gym 2022 dan 2024 , Nono berhasil menempati posisi pertama setelah menyelesaikan sekitar 15.201 file tugas dalam setahun. Prestasi ini menempatkannya di posisi puncak, mengungguli peserta dari Qatar dan Amerika Serikat.Pada Tahun 2025 Juara Koding Nasional Kategori SMP-SMA meraih Medali Perunggu
Transisi ke SDK St. Fransiskus Xaverius Buraen
Setelah sebelumnya menimba ilmu di SD Negeri Buraen 1, Nono kini melanjutkan pendidikannya di SDK St. Fransiskus Xaverius Buraen. Langkah ini menjadi babak baru bagi Nono untuk terus mengasah bakatnya di lingkungan sekolah yang mendukung, sembari tetap berpijak di tanah kelahirannya.
Meski statusnya kini sebagai tokoh publik, Nono tetap menjaga kerendahhatiannya. Ia sering memenuhi undangan dari berbagai tokoh besar, mulai dari jajaran menteri hingga pakar matematika kelas dunia. Namun, sorotan kamera tidak mengubah kepribadiannya,Nono tetap menunjukkan ketekunan belajar yang luar biasa setiap harinya.






