25 Tahun Arisan Asmara Tofa: Merawat Persaudaraan Di Hari Kasih Sayang

Reporter: Ryan 
| Editor: Redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com

+Gabung

KUPANG, NarasiTimur.com- Keluarga besar Arisan Asmara Tofa yang merayakan Hari Kasih Sayang, Sabtu 14 Februari 2026.

Namun bagi warga Kelurahan Oebufu, khususnya komunitas Tofa, tanggal 14 Februari bukan sekadar perayaan Valentine biasa, namun momen tersebut istimewa hari jadi komuntas yang ke-25.

Bacaan Lainnya

Bertempat di kediaman almarhum  Lukas Lehan, suasana hangat menyelimuti pertemuan lintas generasi ini.

Sejak pagi, anggota arisan hadir lengkap bersama pasangan dan anak-anak, mengubah pertemuan rutin menjadi ajang reuni keluarga besar yang penuh sukacita.

Dari 45 Menjadi Satu Keluarga

Kisah Arisan Asmara Tofa dimulai pada 8 Februari 2009 di rumah Bapak Yan Sani. Namun, secara resmi kelompok ini dikukuhkan pada 14 Februari 2009 dengan anggota awal 45 kepala keluarga.

Nama “Asmara” yang disematkan menjadi simbol kasih sayang yang mengikat setiap anggota dalam suka maupun duka.

Selama 25 tahun berdiri, kelompok ini telah melewati berbagai dinamika. Mulai dari perbedaan pendapat hingga kesibukan masing-masing anggota.

Namun, berkat pendampingan dari para sesepuh seperti Bapak Yan Sani, ikatan ini tetap kokoh hingga mencapai usia perak.

Ketua Arisan Asmara Tofa, Mikael Magnus, menegaskan bahwa kelompok ini memiliki identitas kuat yang terinspirasi dari nilai-nilai St. Matias Rasul Tofa.

Dalam sambutannya, ia menekankan tiga pilar utama yang menjadi roh kebersamaan mereka, Unum Corpus: Kebersamaan secara fisik dalam satu komunitas, Unus Spiritus: Kesatuan semangat dan nilai-nilai yang dijunjung bersama, dan Una Spes: Memiliki satu tujuan dan harapan yang sama untuk masa depan.

Pos terkait