Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
Kupang,Narasitimur.C0m-Perayaan Paskah di Paroki St. Yohanes Pemandi Buraen berlangsung penuh khidmat dan aman pada Minggu (05/04/2026). Kesuksesan ibadah ini tidak lepas dari sinergi kuat antara aparat Kepolisian, organisasi bela diri Gereja THS-THM, serta jajaran Linmas yang berjaga sejak awal hingga akhir prosesi.
Makna Kebangkitan: Kristus Hidup dan Menang
Ibadah Misa Paskah dipimpin langsung oleh RD Aven. Dalam pembukaan liturgi, beliau menyampaikan pesan teologis yang mendalam mengenai inti dari iman Kristiani. Mengutip sabda Kristus, RD Aven menegaskan eksistensi Tuhan yang melampaui kematian.
“Kristus sendiri bersabda: ‘Aku Telah Mati, Namun Lihatlah, Aku Hidup’. Kata-kata ini mengajak kita merenungkan bahwa Kristus adalah Hakim bagi semua orang hidup dan mati,” ungkap RD Aven di hadapan ratusan umat yang hadir.
Beliau menambahkan bahwa melalui peristiwa kebangkitan, Kristus menampakkan diri secara baru kepada seluruh bangsa manusia. Melalui peristiwa salib, Tuhan telah mengalahkan kuasa dosa dan maut secara mutlak. Kematian tidak lagi memegang kendali, karena kebangkitan-Nya mengubah kayu penghinaan menjadi simbol harapan yang menghidupkan bagi setiap orang yang percaya.
Apresiasi untuk Keamanan yang Terjaga
Panitia Paskah Paroki Buraen memberikan apresiasi tinggi kepada pihak Kepolisian, khususnya kepada Kapospol Amarasi Selatan, Aipda Lutrianus Thao, S.H. Kehadiran Polri yang konsisten sejak perayaan Minggu Palma hingga Minggu Paskah memberikan rasa aman bagi umat dalam menjalankan ibadah.
Sinergi di lapangan terlihat sangat harmonis, di mana anggota Tunggal Hati Suci – Tunggal Hati Mari (THS-THM) bersama Linmas turut membantu pengaturan arus lalu lintas dan pengawasan area gereja, memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan tanpa gangguan.
Suasana kemenangan Paskah semakin terasa dengan iringan puji-pujian yang merdu. Perayaan tahun ini dimeriahkan oleh Koor Gabungan dari KBG Theresia Avila dan KBG Bintang Timur. Harmonisasi suara dari kedua komunitas basis ini berhasil membawa suasana liturgi menjadi lebih megah dan penuh sukacita.
Berakhirnya Misa Paskah ini menjadi momentum bagi seluruh masyarakat Buraen dan sekitarnya untuk mewujudkan pembaruan hidup melalui semangat kebangkitan Kristus, sembari terus merawat kerukunan dan keamanan wilayah yang telah terbina.(ard)






