Kesaksian Palmo Feni Saat Dihajar Di Depan Anak Istri

Reporter: Ryan 
| Editor: Redaksi
Oplus_131072

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com

+Gabung

KUPANG, NarasiTimur.com– Palmo Feni tidak pernah menyangka perjalanan di awal tahun baru ini akan berujung petaka bagi keluarganya

Ia bersama istri dan anaknya yang masih bayi dihadang orang mabuk dan mereka dianiaya tanpa sebab jelas di Dusun Habo Desa Retraen Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang.

Bacaan Lainnya

“Istri dan bayi saya menangis histeris,” kenang Palmo Feni dengan nada gemetar saat ditemui di kediamannya di Buraen, Kamis 1 Januari 2026.

Saat ditemui, luka di pelipisnya masih mengucurkan darah, bayinya juga masih meringis akibat tendangan oknum yang mengenai badan bayi tersebut.

Saat dihadang, ia hanya memikirkan keselamatan sang buah hati yang masih kecil. Dia mengaku saat melintas di tempat kejadian, motornya dipaksa berhenti dan tanpa sebab sebuah tendangan keras mendarat di tubuh istri dan anaknya.

Usai tendangan kepada istri dan bayinya, mereka kemudian dikerumuni dan dituduh melakukan pemukulan terhadap rekan para pelaku oleh seorang pria berinisial DN.

“Saya bersikeras tidak pernah memukul siapa pun. Bahkan di beberapa kesempatan sebelumnya, saya justru membantu mereka saat ada insiden perkelahian,” ungkap Palmo.

Di tengah perdebatan, seorang pria berinisial ALS yang merupakan residivis pelaku pembakaran sepeda motor tahun lalu di tempat yang sama secara tiba-tiba melayangkan pukulan keras tepat ke arah wajah Palmo.

“Pukulan itu mengenai pelipis saya dan langsung mengeluarkan darah banyak. Saat itu juga saya putuskan untuk segera naik ke motor dan menyelamatkan anak istri dari kerumunan itu,” tambahnya.

Pos terkait