Ziarah Yubelium Umat Paroki St. Yohanes Pemandi Buraen: Menapaki Bukit Kasih Ilahi

Reporter: ardo 
| Editor: Redaksi
Ziarah umat Paroki St. Yohanes Pemandi Buraen di Taman Doa Oebelo

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com

+Gabung

KUPANG, NarasiTimur.com- Ribuan umat Paroki St. Yohanes Pemandi Buraen untuk melakukan ziarah iman dalam Semangat Tahun Yubelium 2025, tahun suci yang dirayakan Gereja Katolik setiap 25 tahun.

Ziarah yang berlangsung di taman Doa Oebelo, Jumat 17 Oktober 2025 menggerakkan hati ribuan umat Paroki St. Yohanes Pemandi Buraen untuk melakukan ziarah iman yang mendalam.

Bacaan Lainnya

Dengan tema “Menapaki Kaki di Bukit, Menggapai Puncak Kasih Ilahi,” sekitar 2.000 umat dari enam wilayah – Buraen, Tuatuka, Retraen, Oesikam (Oekabiti, Hausisi, Ekam), dan Biaptepo (Binoni, Tesbatan, Apren, Ponain) – menyambut panggilan rahmat ini.

Dipimpin oleh Pastor Paroki RD. Daniel Banamtua bersama Pastor Rekan RD. Aven, Romo Aken, dan Romo Budi, umat berziarah ke Taman Doa Oebelo.

Tempat yang tenang dan sejuk ini menjadi oase batin yang sempurna untuk memperbarui relasi dengan Tuhan.

Ziarah umat Paroki St. Yohanes Pemandi Buraen di Tahun Yubelium  2025 sebagai momentum emas pembaruan iman, pengampunan, dan pencarian iman sejati.

Prosesi Puncak Iman: Menggapai Puncak dengan Pengorbanan

Prosesi dimulai dengan arak-arakan Sakramen Mahakudus menuju patung Maria. Rombongan kemudian terbagi dua, didahului oleh Orang Muda Katolik (OMK) Paroki yang membawa Salib, lilin, patung Kerahiman Ilahi, patung Maria, gambar kerahiman, serta foto mendiang Uskup Petrus Turang dan mendiang Paus Fransiskus.

Inti dari ziarah Yubelium ini adalah perjalanan yang menantang menuju Kapel Sint Jhon II. Jalur yang menanjak, menguji fisik dan mental, justru menjadi ladang penyucian iman. Seluruh umat, dari remaja hingga lansia, menyatu dalam lantunan doa Rosario, menapaki setiap anak tangga.

Pos terkait