Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
KUPANG, NarasiTimur.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin, 8 Desember 2025.
Sebagian besar daerah diprediksi mengalami hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama selama periode rentan cuaca ekstrem.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Kupang, Sti Nenot’ek mengungkapkan, potensi cuaca ekstrem yang signifikan diprediksi mulai terjadi pada periode siang hingga sore hari.
Hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang diwaspadai akan melanda pusat-pusat keramaian dan daerah padat penduduk, termasuk Kota Kupang, Oelamasi, Baa, Kefamenanu, Soe, Atambua, Alor, Maumere, Ende, Mbay, Bajawa, Borong, Ruteng, Labuan Bajo, dan Waingapu.
Intensitas hujan masih berlanjut hingga malam hari, terutama di Lewoleba, Ende, dan Labuan Bajo, yang juga berpotensi disertai kilat/petir dan angin kencang. Bahkan menjelang dini hari, hujan yang disertai petir masih diprakirakan terjadi di Lewoleba dan Ende.
Secara umum, suhu udara di NTT berada pada kisaran hangat 24 hingga 32°C. Namun, bagi warga di wilayah dataran tinggi seperti Manggarai, Ngada, dan sekitarnya, suhu udara akan terasa lebih sejuk, berkisar antara 18 hingga 28°C. Angin bertiup dari arah Selatan hingga Barat Daya dengan kecepatan cukup kencang antara 10 – 25 km/jam.
Daftar Wilayah Prioritas Waspada
BMKG secara spesifik meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi di beberapa kabupaten:






