Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
KUPANG, NarasiTimur.com— Peristiwa kebakaran melanda kediaman keluarga Franklin Pairikas warga RT 011/RW 006, Dusun III, Desa Sahraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang.
Insiden yang terjadi pada Selasa (31/3/2026) malam sekitar pukul 20.30 WITA tersebut menghanguskan bangunan dapur beserta isinya.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, korban diperkirakan mengalami kerugian material mencapai Rp10.000.000.
Dari keterangan yang diolah wartawan dari beberapa sumber menyebutkan, kejadian bermula ketika saksi pertama, Sonri Muni Reo, seorang ASN yang tengah melintas menggunakan sepeda motor di lokasi kejadian. Saat melewati rumah korban, saksi melihat kobaran api sudah mulai merambat dan membesar di bagian dapur.
Sontak, Sonri berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Mendengar teriakan tersebut, saksi lain bersama warga setempat langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya guna menyelamatkan barang-barang di dalam rumah.
Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah, Franklin Pairikas, sedang berada di rumahnya yang lain di wilayah Oekou, Dusun I.
Ia baru mengetahui musibah tersebut setelah dihubungi oleh warga melalui sambungan telepon. Setibanya di lokasi, Franklin mendapati dapurnya sudah dilalap si jago merah dan segera bergabung dengan warga untuk menjinakkan api.
Ribuan Bulir Jagung dan Ratusan Bibit Pinang Hangus
Bangunan dapur berukuran 4×4 meter yang terbuat dari tiang kayu balok, dinding papan, dan atap seng tersebut ludes terbakar. Berdasarkan pendataan sementara, sejumlah aset dan bahan pangan milik korban tidak berhasil diselamatkan, yakni Sekitar 2.000 bulir jagung dan 100 pohon anakan pinang.






