Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
VATIKAN, NarasiTimur.com- pada 19 Oktober 2025 kemarin Gereja Katolik Universal hari ini merayakan peristiwa bersejarah.
Peter To Rot, seorang katekis awam dan martir dari Papua Nugini (PNG), resmi dikanonisasi dan dinyatakan sebagai Santo/Orang Kudus.
Upacara kanonisasi yang dipimpin oleh Paus Leo XIV di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, menetapkan Peter To Rot sebagai Santo pertama dari tanah Papua dan menjadi inspirasi bagi umat awam di seluruh dunia.
Peter To Rot, yang lahir pada 5 Maret 1912 di Rakunai, New Britain, PNG, telah dikenal sebagai figur kesetiaan iman yang luar biasa. Ia sebelumnya telah berstatus Beato sejak dibeatifikasi oleh Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1995.
Keputusan final kanonisasi disetujui oleh atau Paus Leo XIV setelah mukjizat yang terjadi melalui perantaraannya diakui oleh Gereja.
Kisah Heroik Peter To Rot: Martir Demi Sakramen
Kisah hidup Santo Peter To Rot adalah kisah keberanian dan kesetiaan di tengah masa paling gelap Perang Dunia II.
Peter To Rot adalah seorang katekis yang berdedikasi. Ketika pendudukan Jepang dimulai di Papua Nugini dan semua misionaris ditangkap dan dipenjara, Peter menjadi satu-satunya pemimpin rohani bagi umat Katolik di desanya.
Ia diam-diam melanjutkan pelayanan pastoral, mengatur kelas katekismus, membaptis, dan mempersiapkan pasangan-pasangan untuk menikah secara Katolik.
Puncak kemartiran Peter To Rot terjadi karena ia gigih menentang praktik poligami yang kembali marak di komunitasnya pada masa pendudukan Jepang.
Ia dengan berani membela kesucian Sakramen Perkawinan, bahkan ketika harus berhadapan dengan otoritas Jepang dan adat lokal, termasuk menegur kakaknya sendiri yang mendukung poligami.






