Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
KEFAMENANU, NarasiTimur.com– Setelah puluhan tahun tertidur sejak era 70-an, Bandara Kefa di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, dipastikan akan segera beroperasi kembali.
Langkah ambisius ini diambil Pemerintah Kabupaten TTU untuk memutus isolasi transportasi dan menggenjot ekonomi di wilayah perbatasan RI-Timor Leste.
Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, menargetkan pintu langit di Bumi Biinmafo ini mulai melayani penerbangan pada Maret 2026 mendatang.
Selama ini kata dia, masyarakat di Kefamenanu dan sekitarnya harus menempuh perjalanan darat yang cukup jauh ke kabupaten tetangga untuk mendapatkan layanan penerbangan. Itu pun dengan jadwal yang sangat terbatas, yakni hanya sekitar tiga kali dalam seminggu.
Dikutip dari laporan detikBali, Bupati yang akrab disapa Falen ini mengungkapkan bahwa kebutuhan akan mobilitas yang cepat sudah sangat mendesak.
Kehadiran kembali Bandara Kefa diharapkan menjadi jawaban atas hambatan pelayanan publik dan aktivitas ekonomi yang selama ini terkendala akses.
Mengingat kondisi infrastruktur yang perlu dibenahi, tahap awal pengoperasian bandara akan difokuskan untuk pesawat berukuran kecil atau pesawat perintis.
Bupati Falen menjelaskan, dari total 2.000 meter lahan yang tersedia, sekitar 700 meter akan dimaksimalkan untuk tahap awal.
Titik koordinat lokasi juga telah dilaporkan secara resmi ke pihak Airnav El Tari Kupang.
Dalam waktu persiapan ini pemerintah akan membenahi fasilitas bandara mulai dari pagar hingga landasan.







