Perkuat Tata Kelola, PNK Gelar Bimtek Manajemen Risiko Jadi Fondasi Kinerja Institusi

Reporter: Ryan 
| Editor: Redaksi
Politeknik Negeri Kupang (PNK) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Risiko Tahun 2025 yang berlangsung pada 21–22 November 2025 di Hotel Sotis Kupang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com

+Gabung

“Risk matrix bukan sekadar dokumen administratif, melainkan representasi kewaspadaan organisasi terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi kinerja kelembagaan,” ujar Sulche.

Bimtek menghadirkan pakar manajemen risiko nasional, Prof. Dr. Witarsa, M.Si. dari Universitas Tanjungpura dan Prof. Dr. Chaterina Agusta Paulus, S.Pi., M.Si. dari Universitas Nusa Cendana.

Bacaan Lainnya

Selama dua hari, peserta menerima materi intensif dan praktik langsung, termasuk pengisian tabel analisis risiko yang mencakup Risk Input, Peta Risiko, Rincian Tindakan Penanganan, hingga Laporan Pemantauan Risiko.

Melalui kegiatan ini, Sulche Infone Nafi menegaskan PNK menargetkan sejumlah capaian strategis seperti terbangunnya basis data risiko kelembagaan sebagai referensi pengambilan keputusan.

Terwujudnya budaya sadar risiko (risk awareness culture) di seluruh unit. Serta meningkatnya kesiapan institusi dalam menghadapi audit, akreditasi, dan evaluasi mutu.

Lalu kegiatan ini juga bertujuan untuk penguatan tata kelola yang lebih akuntabel dan berkelanjutan.

Kegiatan Bimtek Manajemen Risiko PNK Tahun 2025 akan ditutup pada 22 November 2025, setelah penyajian dan evaluasi komprehensif risk matrix dari masing-masing unit.(bos)

Pos terkait