Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
KUPANG, NarasiTimur.com- Pelarian dua terduga pelaku utama AS dan KM pelaku penganiayaan yang menyebabkan tewasnya siswa Charles Utan di Fatuleu, Kabupaten Kupang, akhirnya berakhir.
Kapolres Kupang menepati janjinya untuk menuntaskan kasus ini. Kepolisian Resor Kupang berhasil meringkus dua pelaku berinisial AS dan KM tanpa perlawanan.
Penangkapan kedua pelaku ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kupang, AKP Yeni Setiono, pada Jumat pagi ini 17 Oktober 2025. sekitar pukul 07.30 WITA.
Keduanya diamankan di sebuah rumah persembunyian yang terletak di wilayah Fatuleu, Kabupaten Kupang.
Sebelumnya, Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo telah menegaskan komitmennya untuk memburu kedua pelaku hingga tuntas.
Bahkan, Kapolres secara persuasif telah mengimbau keluarga pelaku untuk menghentikan perlindungan dan menyerahkan diri.
Saat ini, kedua pelaku, AS dan KM, telah diamankan di Markas Polres Kupang untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Fokus utama penyidik saat ini adalah pengembangan kasus dan pencarian barang bukti kunci yakni sebilah pisau yang digunakan KM saat menikam korban.
Sebelumnya, Charles Risaldi Utan (16), warga Desa Fatumanutu, Kecamatan Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menjadi korban penganiayaan berat, Selasa 14 Oktober 2025.
Kejadian penikaman ini terjadi di Jalan Timor Raya KM 52, Desa Camplong II, Kecamatan Fatuleu sekitar pukul 04.00 WITA dini hari.
Saksi mata di lokasi kejadian menuturkan, pelaku KM bersama rekannya langsung mendorong Charles dan menantangnya berkelahi.






