Klarifikasi Pol PP, Yostan Ungkap Detik-Detik Dikeroyok Massal Saat Lampu Padam Usai Cekik Warga di Sawah Teres

Reporter: Ryan 
| Editor: Redaksi
Oplus_131072

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com

+Gabung

Kris Tnunay dan seorang pemuda yang ia duga anak Kris Tnunay mulai menyerang. Kris hendak memukul dirinya sedangkan pemuda itu menendang dirinya saat dia dalam kondisi tidak siap.

Yostan menceritakan, Kris Tnunay sempat mengangkat bangku kayu dan hendak memukul dirinya, namun ia berhasil menghindar. Sayangnya, saat aksi Kris ini dilerai oleh Adony Tnunay dan Camat, ketiganya terbanting ke tanah.

Bacaan Lainnya

“Saya menduga pipi Kris Tnunay terkena ujung bangku hingga berdarah saat terbanting ke tanah,” jelas Yostan.

Dirinya juga membantah keterangan dari Kris bahwa ia menganiaya hingga berdarah bahkan dia mengaku tak punya pukulan sehebat itu sampai mengakibatkan luka sedemikian besar. Ia juga mengaku ada saksi yang melihat kejadian itu untuk menguatkan keterangannya.

Kris Tnunay yang pipinya mulai berdarah disebut semakin nekat dan berhasil menendang wajahnya

“Saya sempat meludah dan ada darah di gusi saya,” tambahnya.

Pasca insiden di sawah, ia diamankan oleh Camat dan Adony Tnunay, lalu dia juga diajak Camat ke rumah Kris Tnunay untuk menyelesaikan persoalan.

Namun, ia sempat meminta jaminan keselamatan dari Camat karena berada di tempat orang asing.

Saat tiba di rumah Kris Tnunay, dia mengaku terkejut melihat sudah banyak orang berkumpul, bahkan terdapat dua hingga tiga mobil pickup dan lampu yang sengaja dipadamkan.

“Saat kami sampai, saya dikeroyok mulai dari atas motor. Mulai dari pukulan hingga tendangan pada diri saya. Saya tidak tahu siapa yang pukul karena gelap,” tegasnya.

Setelah kejadian itu, Yostan akhirnya diamankan oleh warga sekitar dan dijemput oleh Bhabinkamtibmas Polsek Amarasi. Ia segera melaporkan kejadian pengeroyokan yang dialaminya ke Polsek Amarasi.

Pos terkait