Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
KUPANG, NarasiTimur.com – Kasus kematian Sariyanti Silla (38) yang diduga bunuh diri di jurang Bukit Fatubraon pada Jumat (21/11/2025) malam menyisakan misteri baru terkait aktivitas digital korban.
Selain dugaan bunuh diri, perubahan pada postingan terakhir korban di Facebook dan hilangnya ponsel pribadinya kini menjadi sorotan di media sosial.
Polisi yang melakukan olah TKP sudah berupaya mencari ponsel korban di lokasi jatuhnya, namun hasilnya nihil.
Misteri muncul pada postingan terakhir korban di media sosial Facebook, yang berisi foto selfie di bukit Fatubraon dengan pesan perpisahan:
“Bukan salah siapa-siapa. Smua karena b bodoh. Maaf dan trimakasih”.
Awalnya, postingan ini tidak memiliki penandaan (tag-Red) pada akun lain.
Namun, setelah jenazah Sariyanti ditemukan di dasar jurang, postingan tersebut mengalami perubahan dengan ditandainya dua akun lain.

Keanehan semakin bertambah karena sampai saat ini ponsel korban tidak ditemukan di lokasi jatuhnya bersama korban. Sementara itu dalam sejumlah postingan di Facebook tidak ada anggota keluarga yang mengaku menandai diri mereka di postingan milik korban setelah insiden.
Pihak kepolisian masih berupaya mencari ponsel korban di titik lokasi jatuhnya saat olah TKP untuk mendapatkan bukti tambahan yang bisa memperkuat atau mengubah dugaan awal.
Sampai saat ini, belum ada keterangan tambahan resmi dari kepolisian terkait temuan baru ini. Dugaan awal kepolisian tetap mengarah pada aksi bunuh diri dengan korban membuang diri ke dasar jurang Bukit Fatubraon.






