Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
JAKARTA, NarasiTimur.com- Menteri Pertanian Amran Sulaiman mempercepat hilirisasi pertanian. Program ini fokus utama pada komoditas kelapa nasional.
Amran menyebut potensi ekonomi kelapa sangatlah besar. Indonesia dapat meraih keuntungan fantastis hingga ribuan triliun. Pemerintah ingin menghentikan ekspor bahan mentah.
Sebab, ekspor kelapa saat ini masih dominan gelondongan. Nilai ekspor bahan mentah hanya mencapai Rp24 triliun. Volumenya mencapai 2,8 juta ton per tahun.
Peluang Kelapa Luar Biasa
Mentan Amran melihat peluang luar biasa. Hilirisasi akan mengolah kelapa menjadi produk turunan. Contohnya adalah santan kelapa (coconut milk) dan berbagai turunannya.
Pengolahan ini meningkatkan nilai ekonomi berlipat ganda. Mentan memperkirakan nilai jual dapat naik hingga 100 kali lipat.
Jika 2,8 juta ton kelapa mentah itu diolah, nilainya mencapai Rp2.400 triliun. Bahkan jika setengahnya diolah, devisa negara sudah Rp1.200 triliun.
Tingkat produksi kelapa nasional juga terus meningkat signifikan. Tahun lalu produksi 29 juta ton, namun tahun ini sudah 33 juta ton.
Oleh karena itu, hilirisasi kelapa menjadi pilar penting. Program ini akan menjadi motor penggerak ekonomi baru Indonesia.(bos)







