Mahasiswa Poltekkes Kupang Sosialisasi Cuci Tangan di SDK St. Fransiskus Xaverius Buraen, Siswa Antusias!

Reporter: Ardo 
| Editor: Redaksi
Mahasiswa Poltekkes Kupang Sosialisasi Cuci Tangan di SDK St. Fransiskus Xaverius Buraen

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com

+Gabung

Kupang,Narasitimur.Com-Upaya menanamkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak dini terus digalakkan. Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Kupang menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan di SDK St. Fransiskus Xaverius Buraen pada Selasa (24/3). Dalam kegiatan ini, para mahasiswa mengajarkan tata cara mencuci tangan yang benar kepada para siswa.

Seluruh siswa menyambut kegiatan ini dengan penuh keceriaan. Olivia Kurma, perwakilan mahasiswa Poltekkes Kupang, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak sekolah. Ia mengaku terkesan karena SDK St. Fransiskus Xaverius Buraen sangat terbuka dan mendukung keberhasilan program edukasi kesehatan ini.

Bacaan Lainnya

“Kami sangat berterima kasih kepada SDK St.Fransiskus Xaverius Buraen yang telah menerima dan memberi kami waktu untuk berbagi pengetahuan. Melihat antusiasme anak-anak yang begitu tinggi dalam mengikuti praktik mencuci tangan ini membuat kami sangat bersemangat,” ujar Olivia.

Selama sosialisasi, anak-anak diajarkan langkah-langkah mencuci tangan menggunakan sabun melalui metode yang mudah diingat dan dipraktikkan. Gelak tawa dan semangat belajar tampak menyelimuti halaman sekolah saat para siswa mencoba mempraktikkan gerakan mencuci tangan satu per satu.

Apresiasi dari Pihak Sekolah

Kepala SDK St. Fransiskus Xaverius Buraen, Ibu Sofia Walde, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran para mahasiswa. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat penting untuk mendukung kesehatan fisik siswa di lingkungan sekolah.

“Kami mengucapkan limpah terima kasih kepada teman-teman mahasiswa Poltekkes Kupang. Pengetahuan tentang cara mencuci tangan yang benar sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Semoga kerja sama dan edukasi seperti ini bisa terus berlanjut di masa depan,” ungkap Ibu Sofia Walde.

Selain memberikan edukasi, kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan tangan pada siswa. Para siswa perlu mengimplementasikan kesadaran tersebut, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Dengan demikian, upaya ini menjadi langkah preventif krusial untuk mencegah penyebaran berbagai jenis penyakit.(ard)

Pos terkait