Sinergi TNI-Polri Kawal Panen Raya Jagung di Buraen, NTT: Harapan Baru Ketahanan Pangan

Reporter: ardo 
| Editor: Redaksi
TNI, Polri, dan Pemerintah Kawal Panen Raya Jagung di Kelurahan Buraen

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com

+Gabung

Kupang,Narasitimur,Com-Kelurahan Buraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang menjadi saksi keberhasilan sektor pertanian lokal. Kelompok Tani Nonotasi menggelar Panen Raya Jagung yang dihadiri langsung oleh Gubernur NTT dan Bupati Kupang. Menariknya, acara ini mendapatkan pengawalan ketat dan dukungan penuh dari personil TNI dan Polri, menegaskan sinergi lintas sektor demi menjaga ketahanan pangan nasional.

Simbol Keberhasilan Petani Lokal

Gubernur NTT melakukan kegiatan panen raya ini secara simbolis untuk mengapresiasi kerja keras para petani di tengah tantangan iklim. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa keberhasilan Kelompok Tani Nonotasi membuktikan potensi besar lahan kering di NTT jika petani mengelolanya dengan ketekunan dan kolaborasi.

Bacaan Lainnya

Peran Strategis TNI dan Polri

Tidak hanya sekadar menjaga keamanan, kehadiran personil TNI dan Polri dalam agenda ini merupakan bagian dari program pendampingan ketahanan pangan. Babinsa dan Bhabinkamtibmas terlibat aktif mulai dari masa tanam hingga panen, memastikan distribusi pupuk dan sarana produksi tepat sasaran.

“Sinergi ini bukan hanya soal keamanan, tapi tentang bagaimana negara hadir di tengah sawah dan ladang masyarakat untuk memastikan perut rakyat tetap kenyang,” ujar salah satu perwakilan aparat di lokasi.

Dukungan Pemerintah Kabupaten Kupang dan Propinsi Nusa Tenggara Timur

Selain itu, Bupati Kupang memberikan catatan penting mengenai hilirisasi produk jagung. Oleh karena itu, beliau berharap agar petani di Buraen tidak hanya memanen untuk konsumsi lokal. Kami mendorong petani untuk menyuplai kebutuhan pakan ternak di seluruh NTT guna memperkuat kemandirian ekonomi mereka

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Gubernur NTT mengapresiasi kegigihan masyarakat Kelurahan Buraen. Beliau menegaskan bahwa lahan-lahan pertanian seperti inilah yang menggerakkan kemandirian ekonomi NTT

“Apa yang kita lihat hari ini di Kelompok Tani Nonotasi adalah bukti bahwa tanah NTT tidaklah gersang bagi mereka yang mau bekerja keras. Dengan kawalan TNI dan Polri, kita memastikan tidak ada kendala distribusi maupun gangguan bagi para petani kita,” tegas Gubernur.(ard)

Pos terkait