Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
KUPANG,Narasitimur.com-Panggung megah King Abdullah Sports City menjadi saksi bisu keperkasaan raksasa Catalan. Dikutip dari bola.net, Barcelona sukses mengukuhkan diri sebagai raja Piala Super Spanyol atau Supercopa de España 2026. Lewat pertarungan sengit bertajuk El Clasico, armada Hansi Flick menumbangkan Real Madrid dengan skor tipis 3-2, Senin (12/1/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan trofi ke-16 di lemari Barcelona, melainkan sebuah pernyataan mentalitas juara yang kembali membara di bawah asuhan pelatih asal Jerman tersebut.
Hujan Gol dan Drama Menit Berdarah
Pertandingan dimulai dengan intensitas yang membuat napas penonton tertahan. Barcelona, yang mengusung gaya main agresif, sukses memecah kebuntuan di menit ke-35. Raphinha, yang tampil dalam performa puncaknya, mengonversi umpan matang Fermin Lopez menjadi gol pembuka.
Namun, drama sesungguhnya meledak di penghujung babak pertama. Bola.net mencatat terjadi aksi saling balas gol yang luar biasa. Vinicius Junior sempat menyamakan kedudukan bagi Los Blancos, sebelum Robert Lewandowski kembali membawa Barca unggul. Namun, sesaat sebelum turun minum, pemain muda Madrid, Gonzalo Garcia, memaksa skor kembali imbang menjadi 2-2.
Raphinha Jadi Pahlawan, De Jong Tumbal Kemenangan
Memasuki babak kedua, tempo permainan tidak sedikit pun mengendur. Di tengah ketegangan yang memuncak, Raphinha kembali muncul sebagai pembeda. Pada menit ke-73, sepakan kerasnya gagal dibendung Thibaut Courtois, sekaligus mengunci keunggulan bagi tim asal Catalan tersebut.
Ketegangan mencapai puncaknya di menit ke-90. Frenkie de Jong terpaksa melakukan pelanggaran profesional demi menghentikan serangan balik mematikan Kylian Mbappe. Kartu merah keluar dari saku wasit, memaksa Barcelona bermain dengan 10 orang di masa injury time. Beruntung, ketangguhan Joan Garcia di bawah mistar gawang memastikan skor 3-2 tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.







