Target Unggul YPA-MDR: SMK N 1 Amarasi Selatan Siap Guncang Pasar dengan Teaching Factory Bibit Ayam Terbaik

Reporter: ardo 
| Editor: Redaksi
Visitasi Akreditasi di SMK Negeri 1 Amarasi Selatan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com

+Gabung

KUPANG, NarasiTimur.com-Tanggal 13 Oktober 2025 menjadi hari penting bagi SMK Negeri 1 Amarasi Selatan. Sekolah ini baru saja menyelesaikan Visitasi Asesmen Mutu yang ketat dari Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR). Hasil dari asesmen ini diharapkan akan mengukuhkan posisi sekolah di peringkat A/Unggul.

Kepala SMK Negeri 1 Amarasi Selatan, Bapak Rizal B. Ndolu, S.Pi., M.M., memimpin langsung kesiapan sekolah. Ia menegaskan bahwa visitasi ini adalah evaluasi eksternal krusial untuk mengukur kualitas lulusan dan standar manajemen.

Fokus Penilaian: Kualitas Lulusan Lebih Utama dari Kertas

Bapak Rizal menjelaskan, penilaian YPA-MDR berbeda dengan akreditasi konvensional karena bersifat holistik dan melibatkan Tim Asesor Internal dari unsur kampus serta pengawas wilayah.

Fokus utamanya adalah pada praktik nyata dan mutu capaian, yaitu:Kualitas Pembelajaran: Apakah praktik di kelas sudah berstandar industri?Keterserapan Lulusan: Sejauh mana alumni langsung terserap di Dunia Kerja (DUDI)?Budaya Sekolah: Implementasi nilai-nilai Astra dalam keseharian.

Dalam menyambut asesmen ini, pihak sekolah menyatakan telah melakukan persiapan yang sangat matang selama 3 bulan “Persiapan kami sudah mencapai 95%. Kami melakukan self-assessment internal selama tiga bulan, menata ulang dokumen kurikulum, dan memastikan semua praktik baik telah terstandar,” ujar beliau.

Meskipun demikian, Bapak Rizal tidak menampik adanya tantangan. Ia mengakui, “Tantangan terbesar yang kami hadapi adalah memastikan keselarasan antara pelaksanaan program di lapangan dan kelengkapan administrasi pendukungnya. Kegiatan berjalan optimal, namun dokumentasi serta tertib administrasinya masih memerlukan perhatian lebih.

Keterlibatan Kolektif: Kunci Sukses Raih Predikat Terbaik

Keberhasilan dalam menyambut asesmen ini, menurut Bapak Rizal, adalah hasil dari “mutu kolektif.” Guru aktif menyiapkan perangkat ajar dan bukti praktik, sementara siswa dilibatkan penuh dalam wawancara dan demonstrasi keterampilan.

Pos terkait