Paroki Buraen Rayakan Hari Pangan Sedunia : Solidaritas dan Martabat Petani Jadi Sorotan Utama

Reporter: ardo 
| Editor: Redaksi
Gereja Paroki St.Yohanes Pemandi Buraen

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com

+Gabung

KUPANG, NarasiTimur.com- Umat Katolik sedunia pada hari hari ini Minggu 12 Oktober 2025 pada Minggu biasa ke-28 Buraen merayakan Hari Pangan Sedunia (HPS).

Di Paroki St. Yohanes Pemandi Buraen, perayaan HPS ini dilangsungkan dalam Perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung oleh RD. Yoseph Pehe.

Bacaan Lainnya

Dalam khotbahnya, Romo Yoseph menekankan pentingnya rasa syukur, solidaritas, serta memartabatkan para pekerja pangan.

Romo Yoseph Pehe dalam sapaan pembuka menegaskan kembali makna mendalam dari perjumpaan umat dengan Tuhan, Sang Pemberi Kehidupan.

“Pada hari ini kita kembali berjumpa dengan Dia yang memberi kehidupan. Kita diingatkan kepada kita bahwa apapun tugas yang kita dapat itu adalah berkat dari karya Allah, maka kita perlu bersyukur,” ujarnya.

Perayaan HPS kali ini mengangkat Tema :  Hak atas pangan atas kehidupan dan masa depan yang lebih baik. Tema ini diharapkan menjadi dorongan kuat untuk melakukan Transformasi sumber pangan yang bergizi bagi kebutuhan banyak orang.

Romo Yoseph mengajak umat untuk lebih peka dan menunjukkan solidaritas nyata terhadap sesama yang membutuhkan uluran tangan.

Pesan Uskup Agung Kupang: Lindungi Martabat Pekerja Pangan

Dalam homilinya, Romo Yoseph membacakan Surat Gembala Uskup Agung Kupang untuk Hari Pangan Sedunia.

Surat gembala tersebut secara khusus menekankan perlindungan hak asasi manusia dengan cara menghargai martabat petani, nelayan, dan semua pekerja pangan, serta melawan segala bentuk praktik eksploitasi.

Umat diajak untuk membangun relasi yang baik dengan makanan dan petani, berkomitmen untuk tidak membuang-buang makanan, dan memberikan dukungan konkret.

Pos terkait