Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
Kupang,Narasitimur.Com-Kelompok Tani (Poktan) Nonotasi Peo, Kelurahan Buraen, bersiap menyambut kehadiran pimpinan daerah dalam acara panen simbolis kebun jagung. Perhelatan yang awalnya direncanakan pada 27 Maret, dipastikan bergeser menjadi Kamis, 26 Maret 2026, pukul 15.00 WITA .
Kepastian ini muncul setelah perwakilan kelompok tani berdialog langsung dengan Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, sejumlah tokoh petani turut hadir, di antaranya Bapak Musa Baok, Bapak Rendy Baok, Ibu Elda Muday, dan Ardo Hakeng.
Percepatan Jadwal Panen Raya
Pemerintah daerah mempercepat jadwal panen menjadi lebih awal dari tanggal 27 Maret 2026 setelah Bupati Kupang dan Gubernur berkoordinasi.
Bupati Yosef Lede memastikan jadwal Panen Raya jatuh pada Kamis, 26 Maret 2026, pukul 15.00 WITA setelah berkoordinasi dengan Bapak Gubernur.
Percepatan ini menunjukkan atensi besar pemerintah terhadap keberhasilan petani di Amarasi Selatan yang berhasil mengelola lahan pertanian Nonotasi dengan produktif.
Aspirasi Lahan 10 Hektar dan Pembangunan Embung
Camat Amarasi Selatan, Linda Langkameng, yang mendampingi kelompok tani bersama Lurah Buraen, Hendra Juventus Nenobahan, menyampaikan aspirasi mendalam para petani. Selain mengundang untuk panen di Teres, petani sangat mengharapkan bantuan alat berat untuk membuka lahan baru.
“Kami punya harapan besar agar Bapak Bupati bisa membantu petani di Peo untuk membuka lahan baru seluas 10 hektar menggunakan alat berat guna persiapan musim tanam tahun depan,” ujar Linda.
Merespons hal tersebut, Bupati Yosef Lede tidak hanya memberikan lampu hijau terkait pembukaan lahan, tetapi juga membawa kabar baik mengenai infrastruktur air. Kedepannya, pemerintah berencana membangun Embung khusus bagi para petani guna menjamin ketersediaan air sepanjang tahun.







