Aksi Memukau Nono ‘Sang Jenius’ di Depan Senator Abraham Paul Liyanto: Dari Hitung Cepat Hingga Hadiah Bola

Reporter: Ardo 
| Editor: Redaksi
Ir. Abraham Paul Liyanto, melakukan kunjungan istimewa di kediaman Nono

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com

+Gabung

Kupang,Narasitimur.com-Suasana di Desa Buraen, Kecamatan Amarasi Selatan, mendadak riuh hari ini. Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Ir. Abraham Paul Liyanto, melakukan kunjungan istimewa untuk melihat langsung perkembangan Nono, bocah jenius matematika kebanggaan Indonesia.

Dalam kunjungan yang penuh kehangatan ini, Senator Paul Liyanto didampingi oleh istri tercinta serta tokoh masyarakat NTT, Bapak Theo Widodo.

Bacaan Lainnya

Presentasi Hitung Cepat yang Memukau

Nono tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuannya. Di hadapan sang Senator, Nono mempresentasikan kebolehannya dalam menghitung cepat secara akurat. Kecepatan Nono dalam memproses angka-angka rumit membuat rombongan yang hadir berdecak kagum.

Senator Abraham Paul Liyanto tampak antusias menyaksikan demonstrasi tersebut, mengakui bahwa talenta yang dimiliki Nono adalah aset luar biasa bagi masa depan NTT.

Di sela-sela perbincangan, terungkap sisi lain dari sang juara dunia matematika ini. Nono ternyata memiliki hobi yang sangat merakyat, yaitu bermain bola. Mendengar hobi tersebut, Senator Paul Liyanto langsung memberikan kejutan berupa hadiah satu buah bola kaki untuk Nono.

Wajah Nono tampak berseri-seri saat menerima hadiah tersebut. Baginya, bola ini bukan sekadar alat olahraga, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap kecintaannya pada dunia bola di samping prestasinya di bidang akademik.

Ibunda Nono, Ibu Nuryati Seran, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan perhatian tulus dari Bapak Senator.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Senator Abraham Paul Liyanto dan Ibu di rumah kami yang sederhana ini. Perhatian ini sangat memotivasi Nono untuk terus belajar dan berprestasi lebih tinggi lagi,” ujar Ibu Nuryati dengan nada haru.

Pos terkait