Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
Kupang,Narasitimur.com-Semangat swasembada pangan di Nusa Tenggara Timur terus membara. Gubernur NTT, Melki Laka Lena, memastikan diri akan hadir langsung dalam agenda Panen Raya Jagung di wilayah Teres, Kelurahan Buraen, Kecamatan Amarasi Selatan, pada 27 Maret 2026 mendatang.
Gubernur memastikan dukungan ini saat menerima audiensi Poktan Nonotasi yang di pimpin oleh Monico Tnunay dan petani inspiratif, Musa Baok. Kehadiran beliau menjadi apresiasi nyata bagi konsistensi petani lahan kering dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Konsistensi Poktan Nonotasi Peo Sejak 2014
Dalam pertemuan tersebut, Monico Tnunay memaparkan perjalanan panjang kelompoknya. Sejak tahun 2014, sebanyak 20 anggota Poktan Nonotasi Peo secara rutin mengolah lahan kering dengan standar area tanam mencapai 25 hektare setiap tahunnya.
“Kami menekuni usaha tanam jagung ini dengan penuh dedikasi. Harapan terbesar kami adalah Bapak Gubernur berkenan melakukan panen simbolis langsung di lokasi kami di Teres,” ujar Monico penuh harap.
Tahun ini menjadi titik balik bagi petani di Buraen. Mereka mulai menggunakan bibit Jagung Hibrida Super Hevo 023, yang dikenal memiliki potensi hasil tinggi. Selain itu, hadirnya bantuan Traktor Roda Empat sangat membantu petani dalam mempercepat proses olah tanah yang sebelumnya menjadi kendala utama.
“Berkat bantuan alat berat ini, kami bisa mengoptimalkan lahan lebih maksimal. Meski lahan kami tersebar di beberapa titik sesuai kepemilikan, kami sudah menyiapkan hamparan khusus seluas 5 hektare untuk panen simbolis nanti,” tambah Monico.
Luas lahan 5 hektare tersebut telah terverifikasi melalui sistem polygon oleh pendamping penyuluh (BP2) Amarasi Selatan, memastikan data produksi yang akurat dan transparan.
Gubernur Melki Laka Lena menyambut baik inisiatif dan kerja keras Poktan Nonotasi Peo. Kehadiran pemerintah pada 27 Maret nanti tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk mengevaluasi dampak bantuan alsintan (alat mesin pertanian) terhadap peningkatan produktivitas petani lokal.
Kombinasi bibit Hevo 023, mekanisasi, dan peran penyuluh akan menjadikan Buraen sebagai lumbung jagung utama di Kabupaten Kupang..








