Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NarasiTimur.Com
+Gabung
KUPANG, NarasiTimur.com – Angka kecelakaan lalu lintas di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkat drastis di semester I tahun 2025.
Data statistik dari IRSM Ditlantas Polda NTT menunjukkan tren yang mengkhawatirkan pada paruh pertama tahun ini, tercatat sebanyak 803 kejadian kecelakaan.
Dalam pemaparan Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, saat memimpin apel gelar pasukan operasi zebra Turangga 2025, Senin 17 November 2025, angka ini jauh melonjak meningkat 22 persen dari periode sebelumnya.
Angka tersebut bertambah 145 kejadian, dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencatat 658 kejadian.
Korban Luka Ringan Meningkat Drastis
Meskipun data korban meninggal dunia pada kedua periode tersebut menunjukkan angka yang sama sebanyak 168 orang, namun peningkatan tajam terjadi pada korban luka ringan, dari 767 orang pada tahun 2024 menjadi 1.019 orang pada tahun 2025.
Sementara itu, korban luka berat sedikit menurun dari 273 orang di tahun 2024 menjadi 267 orang tahun 2025.
Di sisi lain, terdapat kabar baik dari sisi penegakan hukum. Kapolres mengungkapkan bahwa angka pelanggaran lalu lintas sebenarnya menurun 9 persen pada Semester I Tahun 2025, dari 15.771 pelanggaran di tahun 2024 menjadi 14.280 pelanggaran.
Peningkatan signifikan pada jumlah kejadian kecelakaan ini menurut AKBP Rudy menandakan bahwa meskipun kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan yang tercermin dari penurunan pelanggaran mulai membaik, fatalitas dan dampak buruk di jalan raya tetap tinggi.
Kapolres menegaskan bahwa tren peningkatan angka kecelakaan ini harus menjadi perhatian serius seluruh jajaran.






